Jumat, 23 September 2016

0

Kontribusi yang akan diberikan untuk Mewujudkan Indonesia yang Madani

Nama Saya Nasywa Sabryne, lahir di Bekasi, 7 Juni 1997. Saat ini saya  sedang mengenyam pendidikan di Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Teknik Grafika & Penerbitan, Program Studi Desain Grafis. Saya adalah anak terakhir dari 4 bersaudara. Kakak saya yang pertama dan kedua sudah menikah dan memiliki tanggungan sendiri, sedangkan kakak saya yang ke 3 sedang berkuliah di salah satu universitas swasta sambil bekerja sampingan untuk menambah uang kuliahnya selain dari orang tua. Ayah saya adalah seorang seniman lukis dan seorang freelance desain. Semenjak diberhentikan dari tempat kerjanya 9 tahun lalu, Abi bekerja keras untuk tetap menghidupi keluarga kami dan menyesekolahkan kami hingga jenjang perkuliahan seperti ini. Saya sejujurnya ingin sekali membantu perekonomian keluarga lewat bekerja, tapi orangtua melarang dan bersikukuh supaya saya tetap melanjutkan pendidikan. Maka saya ingin berusaha mengurangi beban orangtua saya minimal dari uang kuliah misal dengan mencari beasiswa, dan menjadi mahasiswa yang aktif dan berprestasi.

Saat ini saya Aktif dalam beberapa Organisasi Kampus & luar kampus, juga komunitas-komunitas pengembangan diri lainya yang masih berkaitan. Itu semua saya lakukan tidak lepas dari motto hidup saya untuk tetap menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain. dan Insyallah saya akan tetap melaksanakan amanah saya sebagai hamba Allah, sebagai anak untuk tunduk & patuh pada orangtua, dan sebagai Mahasiswa untuk Berprestasi dibidangnya.

Tema yang saya ambil adalah Kontribusi untuk Indonesia, maka sebelumnya izinkan saya menjelaskan kontribusi yang sudah saya berikan untuk Indonesia lewat berbagai Organisasi yang saya geluti,
Saya sudah aktif berOrganisasi sejak SD. Sejak SD saya sudah Aktif di kegiatan Kepramukaan. ditingkat SMA saya juga menjabat sebagai Ketua Putri Ambalan SMKN 1 Bekasi. beberapa kali ikut serta kegiatan perkemahan hingga perlombaan, & berhasil menyabet juara lomba dari tingkat Kota hingga Nasional.

Hingga saat ini Jiwa Organisasi tidak lepas dari diri saya. Karir Organisasi saya Semester 1-2 di Kampus Politeknik Negeri Jakarta di awali sebagai Staff Departemen Rohis, Himpunan Mahasiswa Grafika & Penerbitan. Saya Aktif Pula di Lembaga Dakwah Kampus FIKRI PNJ sebagai Staff Departemen Media Kreatif. Begitu banyak kegiatan yang dilakukan oleh LDK Fikri dan pastinya bermanfaat, dianataranya ada FIKRI Mengajar, kegiatan Pengabdian dari kami selama 3 bulan untuk mengajar ilmu2 islam di Daerah Kampung Lio - Depok.

Saya Aktif pula di Komunitas BORDER PNJ, yaitu komunitas dibidang Sosial Politik yang dinaungi oleh BEM PNJ Departemen Sosial Politik. dimana disini kami di bimbing untuk bisa menjadi seorang yang memiliki karakter pemimpin, kritis, dan memiliki jiwa Integritas yang tinggi. Banyak kegiatan yang kami lakukan bersama teman2 BORDER, ada Training with KPK yang mendatangkan langsung pembicara dari KPK, kami jua mengunjungi gedung DPR&MPR untuk mengetahui struktur ketatanegaraan. Kami juga turut serta mengabdi ke masyarakat dengan kegiatan Border Mengajar, kami mengunjungi Daerah terpencil yaitu Desa Purasari - Bogor. kami mengabdi selama 3 hari untuk mengajar di sekolah desa, & menghibur anak2 disana. turun pula ke masyarakat dengan mengunjungi rumah2 penduduk. menumbuhkan jiwa sosial kami & pengabdian kepada masyarakat.

Di tingkat 2 ini saya ingin menjadi lebih baik lagi, menjadi motor pergerakan di kampus perjuangan. Saat ini saya di amanahkan kembali sebagai Badan Pengurus Harian Himpunan Mahasiswa Grafika Penerbitan, Departemen Kajian Aksi & Strategi.  disini saya dituntut untuk berfikir kritis, karna bukan hanya mengurusi masalah internal kampus saja, tapi juga tentang Isu Negara & Bangsa. Mengkaji Isu&Masalah Internal maupun eksternal, mencerdaskan mahasiswa dan sebagai eksekutor dari masalah yang telah dikaji dengan tindakan nyata.

Saat ini saya diamanahkan pula sebagai Badan Pengurus Harian LDK Fikri PNJ Departemen Media Kreatif, dan dikirim sebagai Perwakilan dalam FSLDK JADEBEK (Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus) Regional Jakarta, Depok, Bekasi, diposisikan di Komisi D.

Saya sangat ingin berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. Dan menjadikan Indonesia menjadi negeri yang madani, taat pada perintah Allah dan berpegang pada Al-Qur'an dan Hadist, serta Menjalankan Sunnahnya. Sebelum saya mewujudkan impian saya tersebut, saya mulai lewat dunia kampus dahulu, karna kampus bisa dibilang adalah sebuah miniatur Negara. Langkah yang saya lakukan adalah dengan membentuk sebuah komunitas pemuda islam di PNJ. Saya berinisiatif bersama 4 kawan lainya membentuk&membangun komunitas ini. Yang kami beri nama "Squad Young Moslem" yang nantinya akan disingkat menjadi SOUL PNJ. Tujuan kami adalah 1, Membudayakan Budaya Islam di PNJ. Menjadi kan Sunnah sebagai habits baik di kampus. Diantara Budaya2 yang akan kami gencarkan adalah Budaya DWP (Sholat Dhuha Waktu Pagi), ODOL(one day one lembar), dan ThreeS(Senyum,Salam,Sedekah). Bukan hanya itu, kami juga ingin merangkul Mahasiswa Muslim PNJ, bukan hanya anak yang tergabung di LDK saja,tapi juga mahasiswa muslim lainnya, untuk menyatakan bahwa Pemuda Muslim juga bisa gaul, trendy, dan menyesuaikan dengan zamannya. Mengajak mahasiswa menyamakan suhu dengan diadakannya ajang diskusi setiap pekannya. Tentu dengan tema yang seru, memotivasi, dan mengajak ke arah yang lebih baik lagi. Amar Ma'ruf Nahi Mungkar.

Dan dalam waktu dekat akan diadakan Open Recruitmen untuk mewujudkan ide&konsep yang sudah kami rancang sedemikian rupa, dan Insyaallah akan bermanfaat kedepannya. Masih banyak impian saya selanjutnya yang akan saya lakukan untuk mewujudkan impian saya untuk menjadikan Indonesia yang Madani dengan mengajak Pemuda-Pemudi Islam,  yang akan menggentarkan Dunia.

Bila saya berkesempatan mendapatkan beasiswa dari Baituzzakah Pertamina ini, saya sangat ingin mewujudkan impian saya ini dengan membangun rumah peradaban yang akan mencetak pemuda-pemudi Islam yang kreatif dengan karya-karyanya sehingga mewujudkan Indonesia menjadi semakin berkualitas sehingga Indonesia mampu mencapai kebangkitan generasi emas yang berwawasan global dan memiliki daya saing.  dan saya berkomitmen untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang D4 atau kalau bisa sampai bergelar Doktor. Supaya bisa tetap bermanfaat bagi banyak orang. Walau sesungguhnya Predikat terakhir yang akan bergelar pada diri ini adalah gelar Almarhum.


Fokuslah untuk terus berbuat Baik, Karena apa yang kita lakukan adalah untuk mengharap ridho ilahi, bukan makhluk.. Teruslah Berkontribusi dalam kebaikan, Karna Allah maha Tahu atas semua niat dan Tujuan kebaikan tersebut.

Tugas utama kita adalah Bagaimana kita melakukan dan  berikhtiar dengan maksimal, Bagaimana kita menjalankannya dengan proses yang baik dan benar, Hasil adalah "urusan" Allah. Terkadang hasilnya tidak sesuai dengan rencana atau harapan kita, namun Allah lebih tahu mana yang terbaik untuk kita.

Saya yakin akan terus ada orang-orang walaupun itu sebagian kecil, untuk merumuskan 'Kebaikan' . Maka Bergerak lah meski lelah, Berjalanlah meski pincang, Berfikirlah meski ngantuk, Berjuanglah meski gagal.

Karena hasil tak akan menghianati proses.

Sabtu, 27 Juni 2015

2

Holiday Come True #Curcol Chapter II

Assalamualaikum.

Holiday come true!!..
setelah berpuas puas dengan tumpukan buku tebal dan kertas kertas soal, sekarang udah boleh di singkirkan dari meja belajar, masukan dalam kotak dan.. simpan. jangan di buang ya siapa tau butuh untuk referensi..
hmm, waw sekarang meja belajar jadi terlihat bersih dan indah di pandang.. huahaha, ini bukan meja belajar.. meja komputer yang salah di gunakan oleh nasywa.. itu sebabnya belajar jadi terasa kurang fokus. gimana mau fokus kalo komputer nyala teruus? :p
ets nemu nih fotonya zaman2 UN hihi.. tugas ibu BK sih sebenernya..
sebelum...
dan sesudah...
terlihat sekali bedanya ya :"  ah sudahlah masa itu sudah lewat, sekarang waktunyaa... weekend, eh bukan ini bukan libur akhir pekan, ini LIBURAAN, holidayy!! uhuyy
     Ngomongin liburan kaya gini sebenernya ada gaenaknya juga sih, banyakan enak nya hihi yang biasanya "sok sibuk" kegiatan di sekolah, yang biasanya ga pulang-pulang udah kaya bang toyyib, sekarang mesti dekem terus dirumah.. hambar deh. yang dulu waktu UKOM,UN,UAS udah nyusun kegiatan untuk liburan, pas udah libur malah kerasa hampa.. *ciat *curhatan anak pengen sekolah lagi :"( bener kata bu dina (guru bk) "nikmatin aja sekarang sibuk2 nya kamu, nanti kalo udah kelar, udah libur, baru deh kerasa.. mau sekolah lagi" hehee ga hambar-hambar banget sih, 
    kalo di tanya "ngapain nih liburan? gawe?"
haha, iya nih gawe, gawe dirumah :"D *gawe? what is gawe? hewan apa tuh? wkwk.
yaa ga jauh jauh dari 3 krucil ini nih. kayanya gabisa lepas dari mereka.. hihi
kiri : Aisyah, Firas, Sarah
     Kakak dan teteh yang keliatannya seneng banget kalo tantenya libur, bisa di anter jemput sekolah tiap hari, berasa tukang ojek nih haha :" its okey, kalian selalu di hati kok. sama nikmatin aja bantuin "emak" alakadarnya. "serahkan semua padaku! mama tidur aja.." pengennya sih ngomong gitu, eeh apadaya, keinginan beda sama kenyataan :") baru ngerjain sedikit aja udah loyo, gimana mama setiap hari ya :") naah apalagi bulan puasa gini, rasain serunya ngoprek dapur, nyiapin buka'an sambil panik bareng karna adzan sudah berkumandang.. ah nikmatin aja, nanti kalo udah ga tinggal sama orang tua.. ngekos maksudnya.. :"D
yayy anak kuliah,anak kuliah,anak kuliah.. gasabar rasanya mau keliling2 kampus, ketemu temen baru,ketemu dosen baru,ketemu...
     kata mas kindi, pasti deh, nanti awal di kampus ngomong nya salah mulu.. "nanti pelajarannya apa?", "nanti gurunya siapa?", "sekolahnya dimana sih?" alamaak, kamu tuh udah mahasiswa nduuk, bahasanya yang kerenan sedikit dong.. "mata kuliah bukan pelajaran, dosen bukan guru, kampus bukan sekolah.. --" hihi

       Banyak banget sebenernya kegiatan yang bisa diisi di masa liburan gini, kaya..
Nonton Film ets.. jangan salah.. membuka diri dalam kegiatan dapat membuka lebih besar peluang untuk melihat keadaan dunia di luar sana, sekaligus membuka wawasan seseorang loh. *azik. salah satunya ya dengan menonton film. Film bisa membuat kita belajar tentang peristiwa berdasarkan konteks budaya pada waktu itu. aku sih emang bukan movie snob, film yang ku tonton mungkin ga sebanyak temen yang lain, bukan pengoleksi film juga si.. hmm.. enaknya punya kakak gini nih, kalo mau nonton film tinggal ngulik album filmnya dia dan.. taraa!! ternyata banyak film bagusnya.. hihi, hmm, butuh rekomen film film bagus.. apa aja yaa..?
    Nah selain nonton, Baca buku ternyata juga asik loh.. Kata mas kindi "lagi" mumpung libur abisin deh itu buku2 nya.. Enaknya lagi punya kakak suka baca ya gini.. Hehe, walaupun bacaannya berat2 lumayan lah ngasah otak dan nambah kosakata. Dari Novel sampe.. pelajaaran juga ada. Bukan novel2 remaja yang lenjeh lenjeh tapinya  dia lebih suka novel yang ada kisah nyata nya atau.. Ada faktanya. Ga sekedar ngayal aja. hihi.
     Hmm, baru kali ini aku baca buku sambil mikir.. *loh? Emang biasanya ga mikir?.. Hehe, bukan gitu.. Biasanya kan baca buku novel aja, yang cinta2an lah, roman picisan lah, yaa biasaa abege (anak baru gede).. Sekarang kan udah "calon mahasiswa", bacaanya juga berubah dong.. Kaya buku yang sekarang belum kelar kelar nih karyanya Rhenald Kasali, judulnya Self Driving. Membuat kita mikir, mau jadi driver atau passenger?.  Pembawaanya yang santai tapi mudah dicerna, padahal pembahasanya berat.. Like this lah pokoke.
Nanti di pembahasan selanjutnya mau bahas film & buku2 bagus yang rekomend deh.. Insyaallah.
     Menulis. ya menulis apa saja.. mau di ketik atau pun tulis tangan juga boleh. kalo di ketik ya hasilnya gini, tulisan tulisan ga jelas hehe, kalo di buku tulis kebanyakan gambarnya sih, jadi berasa baca buku visual gitu.. :D dan biasanya yang di tulis dan di gambar tuh kaya kalimat kalimat bagus yang nemu di internet atau doa-doa atau hadist? supaya tidak lupa, mending di tulis lagi.. di tambah gambar gambar lucu :D
    Sempat terpikir untuk jadi penulis sih, dan masih sampai sekarang.. tapi masih belum pinter ngolah kata.. makanya suka kagum kalo ngeliat penulis, atau jurnalis. yang bisa merangkai kata jadi tulisan yang bagus dan mudah diterima oleh pembaca. pengen banget belajar lebih dalam tentang dunia penulisan. curhat lagi, kemarin sudah sempat di terima jurusan penerbitan di Polimedia :" tapi sepertinya Allah dan orang tua berkehendak lain :" dan akhirnya ambil Desain Grafis di  PNJ. bukan berarti ga suka desain.. suka.. cuma pasti nantinya akan banyak tugas yang menjurus ke gambar.. sebenernya aku ingin menghindari menggambar makhluk, okelah ga selamanya gambar makhluk, tapi pasti ada.
    Pernah denger...
Dari Ibnu Mas’ud Radiyallahu ‘anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda : “Sesungguhnya manusia yang paling keras disiksa di hari Kiamat adalah para tukang gambar (mereka yang meniru ciptaan Allah)”.
    Dan itu masih jadi problem di diriku.. temenku pernah bilang "selama ada kepentingan itu gak apa-apa" hmm.. oke, masih harus belajar banyak tentang ini.   
  NgeDesign. kalo ini baru yang namanya menjalankan Hobby.. hihi. Buat-buat sesuatu di komputer.. suka kesenengan sendiri kalo tiba2 dapet job.. tapi kalo udah numpuk, puyeng sendiri juga.. haha. ngedesign ga cuma gambar gambar doang loh. bisa bikin2 sesuatu yang seru buat di pajang dan berguna tentunya. kaya rak di atas komputer hihi, itu homemade loh.. bisa buat sesuai keinginan kita, dan fikiran kita.. menerapkan ilmu yang di punya. *what? ilmu apa? ilmu getok kayu? haha..
hmm, Pintar itu bukan hanya untuk di pikir saja, tapi juga menjalankan apa yang dipikirkan.
    hihi, maklum itu kerjaan orang gaada kerjaan. udah ga sekolah lagi sih, udah ga pramuka lagi sih..
     Sedihnya sekarang udah lepas jabatan di PRAMUKA. bukan sedih lepas jabatan nya, tapi sedih udah ga sibuk-sibuk lagi ke sekolah, udah ga eskul lagi, tinggal nunggu panggilan aja. *ets jangan salah fokus.. haha
nanti di perguruan tinggi udah gaada kayanya pramuka2 lagi :( tapi tetap harus ikut kegiatan, berorganisasi.. jangan jadi mahasiswa "kupu-kupu" alias kuliah-pulang-kuliah-pulang. hmm, target ku sih minimal ikut organisasi. kaya LDK? atau kalo ada lagi yang lain boleh juga.. jadi aktivis dakwah, yang nantinya semoga bisa bermanfaat untuk ummat. amin... hihi, gayanya.. tak apalah.. tetap berada di lingkungkungan yang aman, itu yang terpenting..

     Back to topic. Huah, masih banyak ternyata kegiatan menarik dan menyenangkan yang bisa di lakukan selama liburan.. Hmm, selain baca,nonton,nulis, jangan lupa juga ibadahnya.. Perbanyak amalan amalan sunnah yang pasti sangat bisa dilakukan di waktu luang seperti ini. Yap, ini adalah nikmat Allah yang wajib kita syukuri, "Dua nikmat yang banyak manusia merugi di dalam nya, Kesehatan & Waktu Luang." apalagi di bulan Ramadhan ini, dimana segala amal baik perbuatan kita akan dilipat gandakan..
Ramadhan tiba, Ramadhan tiba, Ramadhan tiba.. *malah nyanyi.
Kalo udah bulan Ramadhan gini Idul fitri pasti udah sangat di tunggu. Gimana engga, semua keluarga besar berkumpul, saling meminta maaf dan bercengkrama. Apa aja sih kegiatan yang paling kamu tunggu di Hari Idul Fitri?
     Kalo pagi tuh pasti riweh banget berebutan kamar mandi lah, rebutan koran lah, hihi.. Semua orang berbondong bondong menuju masjid, semuanya berjalan, jarang ada yang membawa mobil maupun motor, walaupun ada.. Jalanan jadi terlihat indah sekali, semua berpakaian bagus, cantik cantik dan ganteng ganteng.
Nah biasanya selesai shalat Ied ini orang orang tidak langsung pulang, semua berbaris dan saling bermaaf maafan, ini udah seperti kegiatan rutin di Duta Kranji.. Hehe. Mau kenal maupun tak kenal, semua bermaafan.. Dan biasanya lagi, mama yang paling ga kuat bertahan lama hihi, katanya "laper boo"
Kalo udah gitu kasian dapurnya, yang ga salah apa apa udah di serbu banyak orang.. Hehe. Menu wajib yang harus ada biasanya opor ayam dengan lontong dan teh hangat. Alahmaak nikmat tenaan..
Berkumpul bersama semua keluarga besar, Seru, garing, kocak, jadi satu.. hih :D 
     Nah, setelah itu baru deh mengunjungi saudara seantero jabodetabek. Pulang2 perut terisi penuh, kantong juga terisi penuh.. :p udah gede gini masih aja dapet THR, masih keliatan imut imut sih.. haha.gapapa tante, bude,pakde.. aku tidak menolak kok XD lumayan buat nambah2 beli sepatu gunung ;)
hayo, apanih rencana lebaran mu? pulkam kah? atau dirumah aja? yang penting bermanfaat yaa..
     Sambil nunggu jadwal perkuliahan *asik. Puas puasin lah tuh kegiatan di luar rumah maupun di rumahnya, sebelum packing semua barang dan baju2. pasti bakal kangen berat sama kamar ini, tempat berbagi cerita dengan tembok2.. hihi apadeh.
    Penasaran, gimana rasanya belajar, kuliah tanpa mengenakan seragam.. pake baju bebas.. udah keliatan "kaya" mahasiswi belum ya? semoga aja ga dikira anak smp nyasar :"D . tapi bener deh, aku ngerasain perbedaanya setelah ganti penampilan gini, yang dulu masih kelas 10, masih suka pake celana kemana2, kerudung masih tipis2 dan pendek.. bukan berarti sekarang ga pake celana ya, untuk olahraga atau dirumah aja tak pa lah.. belajar singkirin celana-celana jins, apalagi yang ketat-ketat itu.. alhamdulillah lama-lama terbiasa. walaupun masih belum biasa pakai gamis-gamis panjang, sukanya atas-bawah aja hihi, tapi sekarang kalo ketemu orang suka dikira mahasiswa. asiik deeeh wkwk.  *oke ini udah keluar pembahasan.
Sudahlah cukup aja edisi curhat hari ini hehe, walaupun ga penting banget yang penting nulis.. Supaya blognya ga usang dan berdebu.. Hihi..

Assalamualaikum.

Selasa, 03 Maret 2015

0

"Dalam Diam"

Aku diam bukan berarti bisu
Tak menyapamu bukan berarti bosan
Mengacuhkanmu bukan berarti melupakan

Tentu aku punya CINTA
Sebagaimana insan yang diberi suatu rasa
begitupun diriku...

Cukup dengan Diam aku mencintaimu
Cukup dengan Diam kutundukkan pandanganku
Cukup dengan Diam kujaga harga diriku

Bukan karena mencintaimu dengan diam aku akan menderita.
Bukan karena mengagumimu dengan diam aku akan merana.
Namun, ketika ku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu. 
Maka itu lah penderitaan yang sesungguhnya.
Aku yang mencintaimu dari kejauhan. Walaupun sungguh aku merasa sangat dekat denganmu.



Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini.
NAMUN jika memang engkau bukan tercatat untukku.
Jika memang engkau hanya hiasan duniaku yang sementara, 
sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu.
Allah akan menghilangkan perasaanku untukmu.
Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. 

Begitulah kuasa-Nya.
Begitulah Dzat yang membolak-balikan hati hamba-Nya.

Sungguh....dalam diam aku mencintaimu....

"Cukuplah aku mencintaimu di dalam hati,
menyalurkan rinduku melalui doa doa di setiap sujudku
dan menjagamu melalui Allah.."


"meski sulit, ada kalanya ketidak pedulian itu harus diupayakan, demi menjaga kesucian dan kehormatan antara lelaki dan wanita"

terkadang, memang mudah kita berkata untuk yakin bahwa pacaran adalah zina, tapi masihkah kita sanggup menahan dan konsisten saat Allah mendatangkan ujiannya? Bisa jadi kita bilang nggak mau pacaran ya karena emang sekarang nggak ada yg mau jadi pacar kita. Kalau suatu saat tiba2 ada yg mau gimana, kalau suatu saat orang yg dimata kita keren lalu ngajak kita pacaran gimana? Masih konsistenkah kita?

Allah ya Robb, hamba ingin menangis rasanya.

JLEB banget. Dan masih selalu saya ingat2 sampai sekarang. Ketika dengan mudahnya lisan ini berucap dan lemahnya iman ini saat ujian yg sesungguhnya datang. Astaghfirullah.

Masih konsistenkah aku? Tentang apa yg dikatakan lalu Allah mengujikannya?

Ya Allah yg maha membolak balikkan hati, jagalah hati ini. Kuatkanlah, dekatkan selalu padamu.
Wahai Zat yang membolak balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

kata mba Oki Setiana Dewi " Jika Allah sanggup mengatur matahari tetap pada tempatnya, juga planet2 pada lintasannya. Mengatur jarak langit dan bumi. Mengatur jarak antar bintang sekian km jauhnya, maka tidak sulit bagiNya mengatur jodoh yg mungkin hanya berjarak 100m dari kita."

Sebelum menikah sangat romantis, setelah menikah romantisnya habis..
itulah yang di alami orang2 yang pacaran, tidak mendapatkan apapun selain dosa zina.
berbeda dengan yang dialami oleh orang yang menjaga diri,
pacaran setelah menikah, dan dapat pahala..



lelaki sejati adalah laki-laki yang punya komitmen pada wanita yang dicintainya. bukan malah mengajaknya pacaran 

"Jangan pernah berharap punya pacar laki2 shalih. Karena laki2 shalih nggak akan pernah mengajakmu pacaran."

 

Minggu, 01 Februari 2015

0

Edisi Curhat Colongan.

     Adalah seorang gadis kecil yang periang nan lincah juga ceroboh. kelakuannya yang kekanak2an, senangnya hanya bermain... tak sadar, kini telah dewasa, harus bisa mengurangi sifat kekanak2annya, kemanjaanya, harus bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. terlalu banyak bermain membuatnya lupa, bahwa ia harus segera menentukan masa depannya.
   Gadis itu adalah aku, hehe curcol sedikit gapapalah sekali-kali.. boleh tak? boleee...
usiaku genap 17 tahun sekarang, sudah memiliki KTP, yang berarti aku telah dewasa sekarang. bingung melanda, "bagaimana nasib ku ke depan?" di satu sisi, aku ingin sekali melanjutkan pendidikannya, kuliah tentunya, di universitas favoritnya. tapi, di sisi lain aku juga ingin membantu keluarga. membantu orangtua yang semakin tua, tidak mungkin bisa terus menerus menopang hidupku, membiayai pendidikannya. ya bekerja.
   Sekarang, aku sedang mengenyam pendidikan di bangku SMK, jikalau ingin melanjutkan dengan bekerja bisa saja, karna SMK memang di persiapkan untuk itu. namun hatiku bimbang*asik.  teringat cita2 ku sejak kecil, "aku nanti kalo gede mau jadi arsitek!" ujarku semangat. padahal saat itu, aku belum tahu apa itu arsitek, ngapain kerjanya arsitek, aku hanya berfikir arsitek itu keren, aku bisa membuatkan rumah untuk mama dan abi kelak jika telah dewasa.
   Tapi sekarang, cita2 ku sudah berubah. tidak sepenuhnya berubah memang. sekarang aku lebih senang mendesain, entah apapun itu. bukuku tulisannya penuh oleh coretan coretanku yang tak jelas.
tapi, cita2 masa kecil masih saja merasuk. aku juga suka mendesain2 interior rumah, tertarik dengan bangunan2 unik. jadilah sekarang keinginanku untuk menjadi seorang desainer interior. semangat mencari dimana tempat yang bagus untuk menuntut ilmu mengejar impianku itu. cari di sumber ilmu terlengkap, siapa lagi? mbah gugel..
    Sekarang aku dapat daftar kampus impianku, yang menyediakan fakultas dengan jurusan desain interior. walaupun masih bingung menentukan yang mana pilihanku akan jatuh. ITS, ITB, atau UNS. bingung memang, akhirnya aku pun memutuskan untuk bertanya ke orang tua ku.. "ma, kata mama enakan kuliah di surabaya, bandung, atau solo?" tanya ku semangat. dan mama pun berpendapat "surabaya juga bagus, ada banyak saudara disana" kata mama. "ooh gitu ya ma? tapi aku maunya ngekos, biar mandiri" kataku semangat. tiba2 abi ikut nimbrung di obrolan ini "gimana kalo disini aja, gausah jauh2" gumamnya. aku pun bingung "loh? kenapa? kalo disini gaada yang bagus, mentok2 swasta, malah kuliahnya tambah mahal, udah gitu gaada jurusan yang diminati" jawabku lesu.
abi menjawab "ga apa2, yang penting tetep disini.. emangnya kamu ga kasian ninggalin mama abi sendirian, masa iya kakek2 nenek2 berdua doang dirumah, " lucunya sambil menirukan gaya dan suara kakek2. haha, aku tergelak tanpa henti melihatnya, walaupun dalam hati ada rasa sedih mengganjal.
subhanallah, sungguh aku tidak ingin meninggalkan mereka sendrian. kedua kakak ku telah berkeluarga, sudah pasti sibuk mengurus anak istrinya. dan kakak ku yang terakhir sedang sibuk kuliah dan tidak dirumah, kalau aku juga pergi? apa aku tega?
GALAU deh... jeng..jeng..jeng...
Tapi berhubung sang abi udah kode2 bakal ga ngebolehin kuliah jauh2 yasudahlah, apa daya seorang anak harus mematuhi keinginan sang ayah.
   Sebenernya ada tempat kuliah yang bagus juga kok disini.. namanya Politeknik Negri Media Kreatif Jakarta,disingkat POLIMEDIA. aku tau itu dari guru BK di sekolah, kata bu dina "kalo anak SMK, bagusnya ngelanjutin kuliah di politeknik" bener juga sih, tempatnya bagus, ya tapi agak jauh juga sih dari rumah, butuh perjuangan untuk sampe di sana *ciailah.. harus naik angkot,kereta,angkot lagi.. kok tau?? iya dong, kan udah survey.. :D nih  buktinya..
hehe.. dia narsis.. tak pe lah...

Jurusannya ada banyak disini, dan semuanya berhubungan dengan Multimedia. saking banyaknya sampe bingung saye mau pilih jurusan apa... walaupun cita2 ku ingin masuk universitas, tapi tak de salahnya ikutan daftar, kalo di terima alhamdulillah, kalo engga, yaudah mungkin di suruh kuliah di universitas negri. amin.. hehe
Nah, di Polimedia ini ada beberapa jurusan yang bikin sying-pusying.. nih beberapa prodinya:
1.Teknik Grafika
2. Periklanan
3. Teknik Pengemasan
4.Desain Mode
5.Fotografi
6. Animasi
7. Penerbitan
8. Desain grafis Multimedia
9. Broadcast
10. Desain Grafis

hmm.. jujur, sebagai anak Multimedia kalo di suruh milih jurusan multimedia yang di jabarin kaya gini bikin tambah sying-pusyiing.. :/
   Akhirnya akupun harus memilih *ciailah..  dan pilihan jatuh kepada.. PENERBITAN.. yay!
kenapa penerbitan? ada apa dengan penerbitan? hehe, sebenernya bingung juga sih kenapa bisa milih penerbitan yang kalo di hubungin sama desain interior tadi jauh syekali..
  karena aku tertarik dengan dunia penerbitan, dan disini kita akan di ajarin gimana cara nerbitinn buku, mulai dari penulisan, penyuntingan, pengelolaan, dan pemasaran. 
   Aku dulu pernah berfikir "enak kali ya jadi penulis?" nah, makanya sekarang lagi belajar nulis dikit2, walaupun kosakatanya masih acak2an.. hehe. atau kalo engga jadi penulis jadi penyuntingnya juga gapapa, jadi visualis kaya mba benefiko. mba benefiko tuh visualis favoritku, visualis buku2 nya Ustadz Felix Siauw. Jadi kalo suatu saat engga jadi penulis, jadi visualisnya penulis hebat juga gapapa, hehe numpang eksis ceritanya :p
   Aku pengen banget jadi kaya mba benefiko, walaupun udah jadi seorang ibu, tapi tetep bisa menghasilkan uang, hitung2 bantuin suaminya. karna kerjanya emang dirumah, tetep bisa mendidik dan menemani anaknya. selain sebagai visualis buku, mba benefiko juga seorang pendakwah. Subhanallah.. :)
   Semoga kelak aku bisa mengikuti jejak mu mba :")
   Apalagi kalo bisa semuanya, tulis sendiri,nyunting sendiri,nerbitin sendiri deh.. dan beli sendiri.. loh?? haha engga2.
   Sekarang, aku juga sedang belajar nulis buku bareng anak2 Pramuka SMKN 1 Bekasi. gasabar bukunya supaya cepat selesai! aah.. hitung2 sebagai pembelajaran awal untukku. hehe.
kegiatan kami di pramuka ga gitu2 aja, tak melulu soal panas-panasan, yang lain juga banyak yang seru. ya contohnya buat buku ini. nambah ilmu juga pengalaman :))
   Akhirnya aku pun berhasil daftar online  di Polimedia, lewat jalur PMDK, karna kalo engga cepet2 nanti keburu di tutup pendaftarannya, hehe dan sekarang tinggal ngurus berkas2 buat dikirim lewat guru BK. aaah semoga aja di terima ya allah :D
  Sekarang fokus dulu sama kegiatan2 akhir kelas 3 di sekolah, Semangatt!!

Minggu, 14 Desember 2014

0

Al-Qur'an Sebagai Syafaat di Akhirat

Assalamualaikum Warahmatullah..

        Subhanallah sudah lama sekali blog ini ga di kunjungin.. sampe berdebu dimana2.. hehe engga juga deng. Nah, kali ini saya memberi topik tentang Al-Qur'an, sebagaimana judulnya di atas.. hehe

         Di judul saya tulis "Al-Qur'an sebagai syafaAT di akhirAT" duh, gede-kecil2 jadi alay ya? engga dong.. biar keren aja gitu, biar pesannya sampe.. syafaat di atas juga bisa di ganti dengan penyelamat, jadinya? "al-qur'an sebagai penyelamat di akhirat" hehe asik daah..

        Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda:
“Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat & bukan pula yg lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)
Sebenarnya banyak Riwayat yang menjelaskan bahwa Al quran adalah pemberi syafa'at di akhirat kelak, salah satu upaya untuk mendapatkan syafa'at tersebut adalah dengan menghafalkanya, dengan berniat menghafal al qur'an, tentu saja kita akan merasa perlu untuk membawa al qur'an kapan pun, dimanapun.
karna kita akan merasa bersalah jika tidak memegang al qur'an walau cuma sekedar membacanya. karna dengan menghafal al qur'an, kita telah mendekatkan diri kepada al qur'an sesibuk apapun kegiatan kita. Semoga Allah dengan kemuliaanNya menjadikan Alquran sebagai syafa’at bagi kita, bukan sebagai penuntut kita. 
        Semoga Alquran menjadi “teman” bagi kita ketika tidak ada sesuatupun di dunia ini yang dapat menemani kita. Amin. Mari menghafal Alquran. 
         Al Qur'an adalah investasi yang akan mengalirkan pahala tiada akhir, subhanallah
Nah, cara orang menghafal al qur'an kan berbeda-beda, ada yang matokin perhari harus hafal sekian ayat, dengerin murottal setiap hari, ada yang mengulang satu surat setiap harinya, bahkan imam2 dahulu menghafal ber lembar-lembar per hari, Subhanallah iri sekali saya mendengarnya, begitu memudahkannya allah untuk menghafal al quran :')
dan sepertinya cara yang kedua itu saya banget deh ^^, yah walaupun ga setiap hari, dengerin murotal saja sudah sangat membantu, apalagi dengerin murottalnya Muhammad Taha Al-Junayd plus nyimak ia baca Juz 30, Beuhh Subhanallah merdu sekali ^^ hitung2 ngapalin lumayan juga hehe..

        Memakaikan baju kehormatan untuk kedua orang tua, subhanallah.. siapa yang tidak ingin..
memberikan kehormatan kepada kedua orang tua yang telah mendidik kita sejak kecil.
       Kalau mengingat hadist tersebut, saya rasanya semangat sekali untuk menghafal al qur'an..  walaupun cuma nyicil2 hehe.. enak ya rasanya orang arab sana? sepertinya mudah sekali untuk menghafal al qur'an, karna memang sudah bahasa sehari2 dan mudah di artikan.. beda dengan lidah orang indonesia, baca arab gundul aja saya belom bisa hehehe.. ya walaupun begitu, allah pasti mudahkan kita untuk menghafalnya, menyerukan lafadz-lafadz allah.. memperbanyak ilmu..

        Ya Allah... pengen jadi hafidz qur'an.. Mudahkanlah ya Allah :')
Menghafal al qur'an untuk kemudian di ajarkan kembali kepada anak2 kita, bukankah ada pepatah arab yang mengatakan Al Ummu Madrasatul 'Ula (ibu adalah sekolah terbaik bagi anaknya) Nah, berarti menjadi seorang Ibu adalah penghargaan terbesar seorang wanita ya? IYA! karna karakter anak juga di tentukan oleh ibunya.
      Coba lihat zaman sekarang, perempuan yang sudah sekolah tinggi2 jadi ibu rumah tangga di bilang sayang, sedangkan lulus SD jadi ibu rumah tangga di bilang pantas? seolah2 ibu rumah tangga harus yang bodoh aja?
       Saya sangat tidak setuju dengan pendapat itu, karna menurut saya menjadi ibu itu adalah karir terbaik seorang wanita, karna ia mengorbankan sebagian besar waktunya untuk mendidik anak2 yang akan melanjutkan pernjuanganya.
      Justru perempuan yang sekolah tinggi2 itu tidak sayang menjadi seorang ibu, karna ia yang akan menyalurkan ilmunya tersebut untuk anak anaknya kelak. Jadi, karakter anak itu sangat di tentukan oleh Ibunya. Maka perempuan betul jadi pusat pada pembentukan karakter anak dan pembentukan sebuah keluarga.


      Hmm... ngomong2 jadi beda topik nih hehe.. maaf maaf, 

NASEHAT UMAR bin ABDUL AZIZ
        "Kamu harus bersama Al Qur'an, pelajari Al Qur'an itu dan ajari anak-anakmu. Karena sesungguhnya kamu kelak akan ditanya tentang Al Qur'an mu dan dengannya kamu akan mendapat pahala, dan cukuplah Al Qur'an sebagai pemberi nasehat bagi orang yang berakal."
         Semoga, Al-Quran yg kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela, dan allah mudahkan kita untuk menghafal Al Qur'an, AMIN..
dan semoga untuk yang Akhwat akan menjadi ibu yang terbaik bagi anak2 nya, Amin
dan yang yang Ikhwan menjadi imam bagi keluarga menuju surganya Allah. AMIN...

Sekian dulu pembahasan dari saya, 
Wasalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh..